Sosialisasi Rencana Pembangunan Bank Sampah Menuju Pariaman Blue Green City.

cigin.net
By -
0

Walikota Pariaman yang diwakili Asisten Pemerintahan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Sekretariat Daerah Kota Pariaman, Elfis Chandra saat membuka kegiatan tersebut menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah langsung dari sumbernya.

“Masalah sampah adalah isu global yang mendesak. Pengelolaan yang buruk akan merusak ekosistem dan membahayakan kesehatan masyarakat. Saat ini Kota Pariaman menghadapi tantangan serius terkait pengelolaan sampah, terutama dengan adanya sanksi administratif untuk menutup sistem pembuangan terbuka di TPA Tungkal Selatan," ujarnya.

Sosialisasi pembentukan bank sampah ini dihadiri oleh 130 peserta yang terdiri dari perwakilan OPD teknis, Lurah, Kepala Desa, BPD, LPM, hingga penggerak PKK dan Dasawisma dari 10 desa/kelurahan percontohan.

“Langkah ini didasari oleh landasan hukum yang kuat, mulai dari UU No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah hingga Program Unggulan Wali Kota Pariaman 2025-2030 yang berfokus pada pembangunan kota berbasis lingkungan atau Pariaman Blue Green City,” tambahnya.

Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta mengenai pentingnya pengelolaan sampah di tingkat sumber, mengubah paradigma masyarakat agar melihat sampah sebagai sumber daya ekonomi yang dapat menambah pendapatan dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam memilah, mengumpulkan, dan menyetorkan sampah anorganik ke Bank Sampah.

“Melalui kehadiran Syaprudin Islami sebagai narasumber ahli yang merupakan Ketua Asosiasi Bank Sampah Indonesia Sumatera Barat/Dosen Universitas Tamansiswa Padang, diharapkan menjadi pemicu terbentuknya unit-unit Bank Sampah baru di setiap desa dan kelurahan, sehingga volume sampah yang masuk ke TPA dapat berkurang secara signifikan melalui aksi pemilahan sampah anorganik oleh masyarakat serta terjadi perubahan signifikan ke arah yang lebih baik dalam sistem pengelolaan sampah di Kota Pariaman, “ tutupnya.(dewi / kominfo)

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default