PADANG PARIAMAN — Saat kunjungan kerja ke Padang Pariaman, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, Jumat (3/4) menyebutkan dalam upaya memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam membangun desa berbasis potensi lokal.
“Saya datang atas undangan Pak Arizal Azis dan juga sahabat lama saya, Pak Bupati John Kenedy Azis. Tadi kita sudah berdialog langsung dengan para wali nagari, dan kami menyampaikan berbagai program dalam kerangka ‘Bangun Desa, Bangun Indonesia’,” ungkap Yandri.
Ia menjelaskan, terdapat 12 aksi pembangunan desa yang tengah didorong, di antaranya pengembangan desa wisata, desa tematik berbasis komoditas unggulan seperti ayam petelur, ayam pedaging, lele, jagung, pisang, hingga desa ekspor.
Program tersebut, lanjutnya, juga diarahkan untuk mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis melalui penguatan rantai pasok berbasis desa, termasuk melalui optimalisasi peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
“Kita ingin desa-desa bangkit dari potensi yang dimiliki. Kalau ada potensi wisata, kita dorong desa wisata. Kalau perikanan, kita kembangkan desa perikanan. Dengan begitu, ekonomi desa akan tumbuh,” jelasnya.
Terkait isu Dana Desa, Yandri menegaskan bahwa tidak ada pemotongan anggaran, melainkan penyesuaian tata kelola agar lebih produktif dan berorientasi pada penguatan ekonomi desa.
“Dana Desa tidak dipotong, tetapi tata kelolanya yang kita ubah. Salah satunya untuk mendukung pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Asetnya tetap milik desa, dan hasilnya juga kembali ke desa,” tegasnya.
Ia menambahkan, kehadiran koperasi desa diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi, dengan kontribusi minimal 20 persen terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes).
Sementara itu, Bupati Padang Pariaman, John Kennedy Azis, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah pusat melalui kunjungan langsung Menteri Desa ke daerahnya.
Ia menegaskan, banyak program Kementerian Desa yang dinilai sangat relevan dan potensial untuk mendukung percepatan pemulihan dan pembangunan daerah.
Adapun rangkaian kunjungan Menteri Desa di Sumatera Barat dimulai sejak Jumat pagi dengan kedatangan di Bandara Internasional Minangkabau. Selanjutnya, rombongan melaksanakan Sholat Jumat di Masjid Agung Syekh Burhanuddin, Ulakan, sekaligus ziarah ke makam ulama besar tersebut. (Kominfo)